Langsung ke konten utama

Postingan

Mengenal Tamyiz dan Bulugh

Karya : muhammad a'lal hikam Banyak orang salah memahami kata “Tamyiz” dan “Bulugh”. Seakan-akan dua kata itu sama. Padahal tak demikian. Tamyiz merupakan fase seseorang menuju bulugh, sedangkan Bulugh ialah fase terikatnya orang islam dengan hukum syara’. Mengutip dari kitab fiqh islami wa adillatuhu karya Wahba Az-Zuhaili bahwa tamyiz adalah sampainya anak pada umur 7 tahun yang ditandai dengan bisanya sang anak membedakan baik buruk, bermanfaat dan tidaknya sesuatu. Seperti makan sendiri, bisa bertransaksi jual beli dan lain sebagainya. Namun, mumayyiz (orang yang sudah tamyiz) masih dalam pengawasan orang tua atau orang dewasa. Dikarenakan masih tidak sempurna secara fisik dan akal. Adapun ketika  sudah sempurna akal dan fisiknya maka ia sudah berstatus bulugh. Adapun tanda-tanda baligh (orang yang sampai menyandang status bulugh) sebagai berikut: Ihtilam (mimpi basah) Syekh salim bin sumair dalam kitab safinatun najah mengatakan bahwa ihtilam merupakan tanda bag...

Penabur Benih-Benih Ateisme (Tidak percaya akan adanya tuhan)

Karya : Muhammad A'lal Hikam Ateisme adalah suatu kepercayaan akan tidak adanya apa yang mereka sebut sebagai Tuhan. Berbanding terbalik dengan Deisme. Deisme menyatakan bahwa Tuhan adalah pencipta alam semesta, tetapi mereka tidak mengakui adanya agama, dikarenakan mereka lebih mempercayai pada akal dan kenyataan hidup. Semenjak beribu-ribu bahkan berpuluhribu-ribu tahun manusia mencoba menemukan suatu keyakinan terhadap yang mereka percayai (Tuhan). Yunani kuno mempercayai bahwa Dewa-dewa(Tuhan) berada dalam segala sesuatu, dan bahwa segala sesuatu adalah Tuhan. Berbeda dengan keadaan di Eropa pada abad pertengahan. Seperti yang digambarkan oleh Alasdair Macintyre dalam bukunya yang berjudul, The Encylopedia of Philoshopy "Karena Tuhan sendiri yang benar-benar ada, maka apa yang ada itu adalah Tuhan atau setidak-tidaknya manifestasi dari Tuhan" (Panteisme personal). Juga, ada manusia yang ketika ia ditanyakan, apakah kamu bertuhan? Atau tuhanmu itu siapa? Ma...

Hermeneutika Dan Tafsir Al-Quran

Karya : Muhammad A'lal Hikam Belakangan ini, dunia tafsir dikejutkan dengan penafsiran baru (Hermeneutika). Tak luput dan tak lain hal ini berakar dari paham yang berasumsi, segala sesuatu bisa dijangkau menggunakan akal (Liberalisme). “manusia adalah satu-satunya standart bagi segala sesuatu” ujar Protagoras. Kata Hermeneutika secara etimologi diambil dari kata Yunani “Hermenium” yang berarti penjelasan, penafsiran atau penerjemahan. Jika dilihat secara historical, Hermeneutika diambil dari nama dewa metologi Yunani kuno bernama Hermes. Tugas darinya ialah, menerjemahkan pesan-pesan dari gunung Olympus ke dalam bahasa manusia. Istilah Hermeneutika dipergunakan oleh Teolog Yahudi dan Kristen. Pada saat itu, mereka terombang ambing dengan keoutentikan Bible. Apakah Bible kalam Tuhan atau bukan? Keraguan ini di latar belakangi daripenuan teks bible kuno yang berbeda gaya dan kosa katanya. Sehingga para pakar bible menyepakati, butuh Hermeneutika untuk memahami teks-tek...

Mars dan Bintang

Karya : Muhammad A'lal Hikam Dia mars   Pagi itu dia duduk dengan kaki menyilang di atas pahanya sangat menarik perhatian, menggunakan baju merah kesayangannya, sambil memperhatikan setiap orang yang berlalu Lalang melintas di depannya, buku adalah satu-satunya benda yang selalu melekat dalam genggamannya. Kehidupannya selalu tentang pengetahuan baru yang ia percayai akan mengubah harinya esok, yah….. jika aku menyinggung dia, mungkin bisa di bilang sedikit rajin sih dan cukup hangat untuk di ajak berbincang dan bertukar pengetahuan dengannya, dia si paling fast respon kesemuanya, dia selalu menerima orang baru dalam hidupnya, menurutnya itu referensi mencari pengetahuan baru pada hidup. Dia mars…. Cowok kepala dingin yang selalu menghibur dengan tingkah lakunya, tidak pernah hilang akal untuk mengerjakan sesuatu yang di kehendaki, entah itu apa .. tidak pernah bisa diam kecuali sedang sakit parah. Mungkin memang itu dirinya.  Mars yang memiliki banyak impian untuk...

GenZ dan Pemilu 2024

Karya : Muhammad A'lal Hikam Saat  ini, kita di kejutkan dengan istilah baru GenZ (Generasi Z) yang tentu berbeda dengan generasi sebelumnya yakni Generasi Y (milenial). Keberadaan Generasi Z sangat berpengaruh pada pemilu 2024 terutama pergeseran perfensi pilihan dalam pemilu 2024.  Generasi Z atau yang disingkat dengan GenZ adalah Generasi yang lahir setelah GenY (millenial) di mulai dari usia 8-23 tahun. Juga acap kali GenZ di sebut dengan iGeneration yang di ambil dari produk teknologi terkemuka di dunia yaitu apple. Penamaan tersebut sesuai dengan kebiasaan GenZ yang tidak bisa lepas dari teknologi dan internet dalam kesehariannya. Pada pemilu 2024, GenZ mempunyai peran yang sangat signifikan, karena mereka akan ikut berpartisipasi di dalamnya. Bahkan, GenZ menduduki jumlah terbanyak dalam struktur umur warga Indonesia. Hasil sensus 2020 Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat penduduk Indonesia saat ini sekitar 207,2 juta jiwa, dengan uraian struktur umur; Post...

John Dewey dan Ki Hajar Dewantara Dalam Melihat Pendidikan Indonesia

Karya : Muhammad A'lal Hikam Pendidikan dianggap sebagai cara paling ampuh untuk melatih makhluk berakal budi agar menemukan jati diri. Oleh karena itu negara punya peran vital untuk mendidik anak-anak bangsa melalui sistem pendidikan. "pendidikan sangat penting dalam rangka merubah dan membaharui masyarakat," itu kata Dewey. Tidak hanya Dewey, Ki Hajar Dewantara pun juga memerhatikan pendidikan negara kita yakni Indonesia. Di negara dengan penduduk paling banyak nomor empat di dunia ini pendidikan sangat penting dan diperhatikan oleh pemerintah dari masa ke masa. Mengingat 2 Mei 1984, H.M. Soeharto, sosok presiden kedua Indonesia kala itu memutuskan program wajib belajar selama enam tahun. Tepat di tahun 1998 keputusan tersebut berubah setelah disahkannya Undang-Undang Pendidikan Nasional No. 2 tahun 1989 yang mewajibkan program belajar ditambah menjadi sembilan tahun. Ternyata kewajiban itu masih kurang, pemerintah kembali merencanakan ingin menambah tiga ta...

Impian dan Puisi lainnya

Karya: Achmad iqfani   IMPIAN Ketika harapan semakin hilang Diiringi kehawatiran yang membelenggu Segera ku gerakkan hati ini  Untuk melangkahkan kaki Menuju impian. Walaupun sesekali kemalasan dan  Keraguan silih menyapa Tapi dengan tekat yang kuat  Semangat yang membara  Diiringi dengan do’a dan usaha  Impian akan terwujudkan  MALAM   Malam... Kaulah yang selalu membuatku tenang Kaulah yang selalu membuatku nyaman Dan kaulah yang selalu hadir ketika aku pusing Malam… Udah  banyak kenangan yang kau berikan  Yang masih tersimpan  dan  Masih terngiang di pikiran Malam… Denganmu aku berbagi cerita  Denganmu aku utarakan isi hatiku ini  Denganmu aku selalu bisa ingat dimana tempat kembali Malam… Ku ucap terima kasih karna  Selalu setia menemaniku  Jasamu selalu terkenang di hatiku. AYAH Duhai ayah yang selalu berjuang  Langkahmu selalu terkenang Nasehatmu selalu ku simpan Marahmu membuatku sada...